Harapan Watch adalah kanal pemantauan dan penyediaan informasi perkembangan Hutan Harapan yang berada di dataran rendah provinsi Sumatera Selatan dan Jambi. Hutan Harapan adalah hutan dataran rendah terakhir di 2 provinsi tersebut yang masih berkualitas baik, mempunyai kerapatan tinggi dan merupakan tempat satu-satunya di Sumsel dan Jambi dimana Harimau, Gajah Sumatra, Burung Rangkong dan 600-an fauna dilindungi lainnya hidup bersama di alam liar. Selanjutnya ada 1.311 spesies flora hidup didalam Hutan Harapan. Selain itu, juga tinggal dan menetap lebih dari 200 jiwa suku anak dalam yang sebagian besar masih hidup secara nomaden dan menggantungkan hidupnya dari sumber daya hutan yang tersedia di dalam Hutan Harapan.

Koalisi NGO yang terdiri dari 34 lembaga swadaya masyarakat, kelompok masyarakat adat dan lokal, dan mahasiswa pencinta alam kemudian secara bersama-sama melakukan perlawanan untuk mencegah kerusakan Hutan Harapan untuk melindungi masyarakat dan satwa yang menggantungkan hidupnya di Hutan Harapan. Kanal ini menjadi wadah bagi kami untuk menyampaikan kepada khalayak luas mengenai apa yang terjadi dan mengapa Hutan Harapan vital bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan.

Selengkapnya
Asa Suku Batin Sembilan di Hutan Harapan

Asa Suku Batin Sembilan di Hutan Harapan

Liputan6.com, Palembang - Lima pondokan kayu sederhana dengan terpal sebagai atapnya, berdiri di tengah kawasan Meranti, bagian Hutan Harapan. Pondok-pondok ini menjadi pelindung sementara bagi Mat Atam dan keluarga besarnya dari hujan, terik matahari dan binatang...

read more

Hutan Harapan Merupakan Rumah Bagi :

Spesies Flora

Diantaranya Spesies Flora Daftar Merah IUCN

Spesies Fauna

Diantaranya Spesies Fauna Terancam Punah Global

Bagi 250 KK Batin Sembilang, Hutan Harapan merupakan “benteng terakhir budaya dan sosial-ekonomi” karena merupakan hutan tersisa untuk mempertahankan tradisi dan cara hidup mereka serta sumber kehidupan dan ekonomi lokal bagi ±550 KK Melayu di wilayah Sumsel;